Analisis Yuridis Terhadap Kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam Pungutan Retribusi Labuh Jangkar

Saputra, Hendra (2020) Analisis Yuridis Terhadap Kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam Pungutan Retribusi Labuh Jangkar. Master thesis, Universitas Internasional Batam.

[img] Text
t-17125217-abstract-en.pdf

Download (213kB)
[img] Text
t-17125217-abstract-id.pdf

Download (228kB)
[img] Text
t-17125217-bibliography.pdf

Download (441kB)
[img] Text
t-17125217-chapter1.pdf

Download (772kB)
[img] Text
t-17125217-chapter2.pdf

Download (3MB)
[img] Text
t-17125217-chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (713kB) | Request a copy
[img] Text
t-17125217-chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
t-17125217-chapter5.pdf

Download (758kB)
[img] Text
t-17125217-chapter6.pdf

Download (284B)
[img] Text
t-17125217-chapter7.pdf

Download (284B)
[img] Text
t-17125217-cover-id.pdf

Download (71kB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kegiatan labuh jangkar kapal yang memanfaatkan wilayah perairan Kepulauan Riau dan tidak terdapatnya sistem pungutan retribusi labuh jangkar yang terstruktur untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam melakukan pungutan retribusi labuh jangkar di wilayah Provinsi Kepulauan Riau serta permasalahan terkait dengan kewenangan tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan solusi hukum dalam pengaturan yang digunakan sebagai dasar bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk melakukan pungutan retribusi labuh jangkar tanpa menyebabkan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Objek penelitian terdiri dari data hukum sekunder yang menghasilkan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan studi dokumen. Metode analisis data yang diterapkan adalah yuridis kualitatif. Hingga saat ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan masih melakukan pungutan retribusi labuh jangkar di wilayah Laut Kepulauan Riau. Adapun landasan hukum yang menjadi pedoman Pemerintah Daerah Provinsi kepulauan Riau dalam wewenang pemanfaatan ruang laut dari titik 0 hingga 12 mil adalah Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Penelitian ini akan merangkum apa saja faktor legal dari kewenangan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam melakukan pungutan retribusi labuh jangkar untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Gubernur. ********************************************************************** This research is aimed to study ship-anchoring activities that take advantage of Riau Islands territorial water and the lack of appropriate or structured retribution fee system which is meant to improve Original Local Government Revenue for Riau Islands Provincial Government. The objective of the research is to analyze the authority of Riau Islands Provincial Government in generating retribution fee for ships anchored in territory of Riau Islands Province as well as issues related to aforementioned government authority. Additional goal of this research is to discover legal solution or regulation that can be used as a basis for government of Riau Islands Province to collect retribution fee from ships without causing further problem. The research method used is legal normative research. Research object is comprised of secondary legal data which generates primary legal substance, secondary legal substance and tertiary legal substance. The data collection technique used literature research and document study. As for the data analysis, juridical qualitative is employed as the method. At this time, the Central Government through Ministry of Transportation is still collecting retribution fee from ships anchored in Riau Islands territorial waters. The legal basis that serves as a guideline for the Riau Islands Provincial Government in its authority to use sea area from 0 to 12 miles is Act Number 23 of 2014 on Local Government. The research will conclude what are the legal factors of Riau Islands Provincial Government in collecting retribution fee for anchored ships and to immediately issue local law and governor regulation.

Item Type: Thesis (Master)
Additional Information: Similarity: 16%
Uncontrolled Keywords: Authority, Government, Retribution, Anchorage.
Subjects: K Law > Hukum Pidana
K Law
Divisions: School of Law > Master of Law
SWORD Depositor: Admin Repository Universitas Internasional Batam
Depositing User: Admin Repository Universitas Internasional Batam
Date Deposited: 05 May 2020 09:45
Last Modified: 05 May 2020 09:46
URI: http://repository.uib.ac.id/id/eprint/3169

Actions (login required)

View Item View Item