Studi Penggunaan Cangkang Gonggong Sebagai Bahan Penambah Agregat Halus pada Campuran Beton

Putri, Hilda Virginia (2019) Studi Penggunaan Cangkang Gonggong Sebagai Bahan Penambah Agregat Halus pada Campuran Beton. Undergraduate thesis, Universitas Internasional Batam.

[img] Text
s-1511003-abstract-en.pdf

Download (121kB)
[img] Text
s-1511003-abstract-id.pdf

Download (121kB)
[img] Text
s-1511003-bibliography.pdf

Download (229kB)
[img] Text
s-1511003-chapter1.pdf

Download (462kB)
[img] Text
s-1511003-chapter2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
s-1511003-chapter5.pdf

Download (180kB)
[img] Text
s-1511003-cover-id.pdf

Download (36kB)

Abstract

Kepulauan Riau merupakan Provinsi yang semakin maju dan sedang berkembang pesat, khususnya dalam bidang konstruksi dengan pemanfaatan teknologi beton. Hal tersebut menyebabkan beton banyak digunakan untuk konstruksi bangunan gedung, jembatan, dermaga dan lain-lain. Banyaknya jumlah penggunaan beton dalam konstruksi tersebut mengakibatkan peningkatan kebutuhan material beton, sehingga diperlukannya sumber material alternatif untuk memenuhi kebutuhan dalam pembuatan beton. Dalam penelitian ini digunakan cangkang gonggong sebagai bahan penambah agregat halus alternatif untuk mengganti sebagian agregat halus (pasir) dalam pembuatan beton. Untuk itu perlu diketahui perbandingan kuat tekan beton tanpa Cangkang Gonggong dengan kuat tekan beton yang menggunakan cangkang gonggong sebagai bahan penambah untuk mengurangi penggunaan agregat halus (pasir). Metode penelitian ini di awali dengan merencanakan campuran beton dengan mutu sebesar 20,75 MPa, lalu dilannjutkan dengan menghancurkan cangkang gonggong hingga lolos saringan nomor 4, 8, 16, 30, 40, dan 100. Sampel beton campuran cangkang gonggong dengan variasi persentase terhadap berat agregat halus (pasir) yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Pembuatan sampel menggunakan cetakan kubus dengan ukuran 15cm x 15cm x 15cm. Jumlah sampel yang dibuat sebanyak 4 (empat) buah untuk masing-masing umur sampel. Berdasarkan dari data dan analisa dari hasil pengujian di laboratorium. Hasil penelitian menyangkut penggunaan cangkang gonggong sebagai bahan penambah agregat halus pada campuran beton dapat diketahui bahwa dengan penggunaan cangkang gonggong sebagai bahan penambah agregat halus pada beton berdampak penurunan pada kuat tekannya yang signifikan serta mempengaruhi sifat mekanis pada beton. Penambahan masing-masing kadar beton campuran persentase 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat agregat halus menghasilkan pada kadar 0% untuk umur 7 hingga 28 hari beton normal mengalami peningkatan sebesar 20,22%. Pada kadar 2,5% untuk umur 7 hingga 28 hari beton normal mengalami peningkatan sebesar 11,58%. Pada kadar 5% untuk umur 7 (tujuh) hingga 28 (dua puluh delapan) hari beton normal mengalami peningkatan sebesar 5,56%. Pada kadar 7,5% untuk umur 7 (tujuh) hingga 28 (dua puluh delapan) hari beton normal mengalami peningkatan sebesar 9,39%. Pada kadar 10% untuk umur 7 (tujuh) hingga 28 (dua puluh delapan) hari beton normal mengalami peningkatan sebesar 8,05%. Kata Kunci: Teknik Sipil, Cangkang Gonggong, Agregat Halus, Kuat Tekan, Beton ********************************************************************** Riau Islands province is growing rapidly, especially in concrete construction with the use of technology. This causes the concrete used for the construction of buildings, bridges, docks and others. A large number used of concrete in construction resulted in an increased need for concrete material, so that the need for resources to meet the needs of alternative materials in the manufacture of concrete. This study used shells gonggong as a fine aggregate enhancer alternative to replace part of fine aggregate (sand) in the manufacture of concrete. For comparison it needs to know the strength of concrete without Shells Gonggong compressive strength of concrete using shells howl as certain additives to reduce the use of fine aggregate (sand). This research method begins with planning a quality concrete mix with 20.75 MPa, then continued by crushing shells gonggong until sieve numbers 4, 8, 16, 30, 40, and 100. Samples mix concrete shell gonggong with a percentage of weight variation fine aggregate (sand) is 0%, 2.5%, 5%, 7.5% and 10%. Preparation of the samples using a mold cube with a size of 15cm x 15cm x 15cm. Number of samples made four (4) pieces for each age of the sample. Based on data and analysis of the results of laboratory tests. The results of research concerning the use of certain additives shells gonggong as fine aggregate in the concrete mix can be seen that the use of certain additives shell gonggong as fine aggregate in the concrete impact on the reduction of significant compressive strength and influence on the mechanical properties of concrete. The addition of each mix concrete content percentage of 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% of the aggregate weight of fine produce at levels of 0% to the age of 7 to 28 days of normal concrete increased by 20, 22%. At levels of 2.5% to the age of 7 to 28 days of normal concrete increased by 11.58%. At the 5% level for the age of 7 to 28 days of normal concrete increased by 5.56%. At levels of 7.5% to the age of 7 (seven) to 28 (twenty eight) days of normal concrete increased by 9.39%. At levels of 10% to the age of 7 (seven) to 28 (twenty eight) days of normal concrete increased by 8.05%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Similarity: 22
Uncontrolled Keywords: Civil engineering, Shells Gonggong, Aggregate Smooth, Strong Press, Concrete
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: School of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering
SWORD Depositor: Admin Repository Universitas Internasional Batam
Depositing User: Admin Repository Universitas Internasional Batam
Date Deposited: 16 Oct 2019 07:19
Last Modified: 16 Oct 2019 07:19
URI: http://repository.uib.ac.id/id/eprint/1477

Actions (login required)

View Item View Item