Upaya Perlindungan Hukum terhadap Simpanan Dana Nasabah Bank ditinjau Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009

Shandra, Jaslyn Delisya (2018) Upaya Perlindungan Hukum terhadap Simpanan Dana Nasabah Bank ditinjau Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009. Undergraduate thesis, Universitas Internasional Batam.

[img] Text
S_1451089_abstract_id.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_1451089_approval_sheet.pdf

Download (2MB)
[img] Text
S_1451089_bibliography.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_1451089_chapter1.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_1451089_chapter2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_1451089_chapter3.pdf

Download (777kB)
[img] Text
S_1451089_chapter4.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_1451089_chapter5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
S_1451089_cover_id.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui permasalahan tentang perlindungan hukum untuk nasabah bank yang dana simpanannya tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan, serta apa kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh bank apabila bank tersebut dinyatakan tidak sehat oleh Bank Indonesia dan tidak bias diselamatkan sehingga izin usahanya harus dicabut. Penulis dalam menganalisis permasalahannya menggunakan penelitian yang bersifat normatif, yaitu dengan mengacu kepada norma hukum positif yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan serta menggunakan menggunakan data sekunder mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yaitu pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari peraturan perundang-undangan, buku-buku atau tulisan dan hasil-hasil penelitian ilmiah yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Dari hasi penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu bahwa setiap bank wajib menjadi peserta Lembaga Penjamin Simpanan sehingga apabila bank peserta mengalami kebangkrutan dan tidak bisa mengembalikan simpanan nasabah, maka Lembaga Penjamin Simpanan yang akan menggantikan peran bank untuk mengembalikan uang nasabah. Nilai simpanan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan maksimal sebesar Rp 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah) per nasabah per bank bukan per rekening. Apabila simpanan nasabah yang di bank melebihi Rp 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah), kelebihannya tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Bagi nasabah penyimpan dana yang simpanannya tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan namun memenuhi ketetuan pada Undang-Undang Lembaga Penjamin Simpanan pasal 19 dapat mengajukan keberatan kepada Lembaga Penjamin Simpanan ataupun mengajukan gugatan kepada Pengadilan. Bank yang tidak dapat bertanggung jawab kepada nasabah penyimpan dana yang haknya tidak terpenuhi dari hasil penjualan aset bank, maka pemegang saham lama yang terbukti menyebabkan bank gagal yang akan bertanggung jawab untuk mengganti kerugian nasabah. Kesimpulan yang dapat Penulis simpulkan pada penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan sanksi pidana yang diberikan dapat dikaitkan pada tiga teori yaitu Teori Absolut, Teori Relatif dan Teori Gabungan. Serta dalam upaya penanggulangan kejahatan yang dilakukan dapat ditempuh dengan Upaya Pre-Emtif, upaya Preventif dan Upaya Represif ********************************************************************** This thesis is expected to examine and understanding the question of legal protection for customers savings are not guaranteed by the Deposit Insurance Corporation, as well as what obligations and responsibilities must be performed by the bank if the bank is declared unfit by Bank Indonesia and can not be saved so that its business license must be revoked The author in analyzing the problem using normative research, that is by referring to the positive legal norms contained in legislation and using secondary data including primary, secondary, and tertiary legal materials. Which is a research method that collects the data based on the regulations and written laws, the literature of study related to the problem under study From the results of research conducted by the authors is that each bank must be a participant of the Deposit Insurance Corporation so that if the bank participants went bankrupt and can not return customer deposits, then the Deposit Insurance Corporation will replace the role of the bank to return the customer's money. The value of deposits guaranteed by the Deposit Insurance Corporation is a maximum of Rp 2,000,000,000 (two billion rupiahs). If the customer deposits in the bank exceed Rp 2,000,000,000, - (two billion rupiahs), the excess is not guaranteed by the Deposit Insurance Corporation. For depositors whose deposits are not guaranteed by the Deposit Insurance Agency but meet the requirements of the Deposit Insurance Corporation Act article 19 may file an objection to the Deposit Insurance Corporation or file a lawsuit to the Court. Banks that can not be liable to depositors whose rights are not met from the proceeds from the sale of bank assets, the old shareholders proven to cause failed banks that will be liable to indemnify customers

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Similarity: 23
Uncontrolled Keywords: Deposit Insurance Corporation, Bank Customer, Deposit
Subjects: K Law > Hukum Perdata
K Law
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: School of Law > Law Science
SWORD Depositor: Admin Repository Universitas Internasional Batam
Depositing User: Admin Repository Universitas Internasional Batam
Date Deposited: 15 Nov 2018 03:45
Last Modified: 15 Nov 2018 03:46
URI: http://repository.uib.ac.id/id/eprint/1149

Actions (login required)

View Item View Item